Pengertian Abacus

Kaitannya perhitungan matematika, pengertian abacus menjadi salah satu wujud yang tidak boleh dilupakan.

Bisa dikatakan, abacus sebagai salah satu pionir alat bantu dalam dunia matematika, spesifiknya membantu semua orang dalam belajar berhitung.

Abacus menjadi alat paling dasar dan sederhana bagi seseorang untuk bisa berlatih dan belajar berhitung.

Lantas, sebenarnya apa itu pengertian abacus?

Learning objectives / Tujuan pembelajaran
Anda mampu mengenal dengan baik pengertian abacus
You are able to know the meaning of abacus

Anda mampu belajar dan mengetahui bagaimana awal-mula abacus dimulai
You are able to learn and know how abacus started

Anda mampu memaknai abacus sebagai alat atau media yang bermanfaat bagi banyak orang
You are able to interpret the abacus as a tool or medium that’s useful for many people

Anda mampu mengimplementasikan kemauan untuk terus belajar, dengan cara mengkomunikasikan dan saling bertukar pikiran dengan orang lain terkait abacus
You are able to implement continuous learning, by communicating and brainstorming with each other about the abacus

Pengertian Abacus

Abacus dikenal juga dengan nama sempoa

Abacus adalah alat atau media perhitungan kuno yang terdiri atas manik-manik yang bisa digeser-geserkan.

Abacus ini dapat digunakan untuk melakukan operasi aritmetika dasar, seperti:

  • Penjumlahan
  • Pengurangan
  • Perkalian
  • Pembagian
  • Akar kuadrat

Tahukah Anda?
Abacus juga memiliki nama lain, seperti abakus, dekak-dekak, sempoa, dan swipoa.

Biasanya, dalam rangka abacus tersebut, terdiri atas 10 rangka dan masing-masing rangka terdapat 10 manik-manik. Manik-manik itulah yang akan digeser-geser sebagai alat bantu hitung.

Awal Mula Perjalanan Abacus

Abacus diperkenalkan sejak peradaban Mesopotamia

Apabila ditanya, “siapa yang membuat atau memperkenalkan abacus pertama kali?“, memang belum bisa dipastikan secara spesifik.

Akan tetapi, bukti atau sejarah menunjukkan bahwasanya abacus telah digunakan di peradaban Mesopotamia sejak 2.700 SM.

Pada tahun tersebut, abacus digunakan dengan sistem penomoran sexagesimal.

Apa itu sexagesimal?

Sexagesimal adalah sistem angka dengan 60 sebagai basisnya.

Perhitungan sexagesimal digunakan sebagai perhitungan astronomi oleh masyarakat Babilonia dari Bangsa Sumeria.

Ssetelah itu, sistem ini selanjutnya digunakan dalam bentuk yang jauh lebih modern oleh masyarakat Arab, terutama di zaman Kekhalifahan Umayyah.

Bukan sembarangan, sexagesimal di zaman modern justru bukan sebagai perhitungan umum, melainkan digunakan untuk mengukur sudut, koordinat geografis, hingga waktu.

Berawal dari sejarah itulah, bilangan sexagesimal mampu menentukan 1 jam tersebut terdiri atas 60 menit.

Tahukah Anda?
Angka 60 dianggap sebagai angka yang paling tepat dalam perhitungan, yang mana angka 60 merupakan angka terkecil yang dapat dibagi oleh 5.

Angka 60 sendiri dianggap tepat karena dapat dibagi oleh banyak angka, seperti 2, 3, 4, 5, 6, 10, 12, 15, 20, dan 30.

Hingga akhirnya, di abad ke-14, jam mekanik pertama diciptakan di Eropa dan menjadikan sistem waktu 60 menit untuk digunakan.

Sederhana dan Eksis Hingga Sekarang

Abacus tetap eksis dan bermanfaat

Di seluruh dunia, penggunaan atau pemanfaatan abacus sebagai alat bantu belajar berhitung sudah digunakan sejak lama.

Paling mendasar, abacus digunakan di taman kanak-kanak dan sekolah dasar sebagai alat bantu anak-anak dalam memahami sistem angka dan perhitungan secara lebih baik.

Sementara itu, abacus juga kerap digunakan oleh mereka yang tunanetra (seseorang yang mempunyai gangguan dalam penglihatan).

Biasanya, di belakang manik-manik tersebut akan diberi sepotong kain lembut atau karet, sehingga mampu menghindari manik-manik bergerak secara tidak sengaja.

Glosarium

Aritmetika: Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Peradaban Mesopotamia: Peradaban tertua di dunia yang terletak di antara Sungai Eufrat dan Sungai Tigris.
Sexagesimal: Sistem angka dengan basis 60 sebagai dasarnya.
Tunanetra: Seseorang yang memiliki masalah atau gangguan dalam indera penglihatannya.

Daftar Artikel Tentang Abacus

Setelah mengetahui pengertian abacus, berikut adalah daftar bacaan lengkap tentang abacus. Sehingga, mampu meningkatkan kualitas pemahaman dan daya nalar (power of reason) di bidang Matematika, khususnya Teknologi Informasi.

  • Daftar isi (full): Abacus
  • Sebelumnya:
  • Selanjutnya: Sejarah Abacus

* * *

Sumber:

  1. Computer Hope. (2020). Abacus. Dikutip pada tanggal 13 April 2021: https://www.computerhope.com/jargon/a/abacus.htm.
  2. DBpedia. (2005). Seksagesimal. Dikutip pada tanggal 13 April 2021: id.dbpedia.org/page/Seksagesimal.
  3. Indozone. (2021). Sexagesimal, Sistem yang Menentukan 1 Jam Terdiri dari 60 Menit. Dikutip pada tanggal 13 April 2021: https://www.indozone.id/fakta-dan-mitos/RMsxLaj/sexagesimal-sistem-yang-menentukan-1-jam-terdiri-dari-60-menit.
  4. Mimir Kamus. (2019). Sistem Seksagesimal. Dikutip pada tanggal 13 April 2021: https://mimirbook.com/id/9237263a4cc.
  5. Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU). (2020). Sexagesimal, Sistem Perhitungan Astronom Klasik. Dikutip pada tanggal 13 April 2021: https://oif.umsu.ac.id/2020/06/sexagesimal-sistem-perhitungan-waktu-klasik.
  6. Terlau, T & Gissoni, F. (2005). Abacus: Pencil and Paper When Calculating. Dikutip pada tanggal 13 April 2021 dari APH News: https://sites.aph.org/news/march-2005.

Perkembangan Komputer Sebelum Tahun 1940

Perkembangan komputer sebelum tahun 1940 mengalami begitu banyak proses yang terjadi.

Sebelum menjadi komputer yang berkembang dan lebih sempurna seperti sekarang ini, perkembangan komputer terbagi menjadi 2 :

  1. Perkembangan komputer sebelum tahun 1940
  2. Perkembangan komputer setelah tahun 1940

Perlu diketahui, pengertian komputer adalah seperangkat alat elektronik yang digunakan untuk mengolah data, kaitannya dalam membantu tugas manusia menjadi lebih efektif dan efisien.

Kaitannya dengan komputer, pasti tidak akan jauh dengan teknologi informasi, yang saat ini kian gencar digaungkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Terlebih lagi di era revolusi industri 4.0.

Mengenai hal tersebut, mari kita belajar lebih banyak tentang perkembangan komputer sebelum tahun 1940.

1. Abacus

Abacus

Abacus adalah alat hitung pertama yang diciptakan oleh manusia, terbuat dari rangka kayu dengan sederet poros yang berisikan manik-manik yang bisa digeser.

Bisa dikatakan, abacus merupakan salah satu alat hitung paling tua yang dibuat oleh manusia, selain dari senjata dan roda.

Sementara itu, abacus yang paling tua diketahui berasal dari Mesopotamia, yang diciptakan sekitar tahun 3000 SM (Sebelum Masehi).

Nama lain dari abacus :

  • Dekak-dekak
  • Sipoa
  • Sempoa

Abacus sendiri selain digunakan untuk operasi penjumlahan, bisa juga digunakan untuk operasi pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Walaupun bisa digunakan perkalian dan pembagian, namun yang dilakukan hanya sebatas angka yang sederhana, tidak bisa lebih kompleks.

Sementara itu, pemanfaatan atau penggunaan dari abacus sebagai alat hitung, diungkap sangat membantu bagi tunanetra, karena manik-manik yang ada pada abacus bisa dirasakan dengan mudah di jari-jemari.

Tahukah Anda?
Di zaman modern yang seperti ini, ternyata abacus sendiri masih eksis sampai sekarang.

Hal ini terbukti dengan adanya tempat pelatihan / kursus / les yang mengajari cara menghitung cepat, dengan menggunakan media abacus untuk mempermudahnya.

2. Kalkulator Roda Numerik 1

Kalkulator Roda Numerik 1

Setelah hampir 12 abad lamanya, akhirnya muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi.

Pada tahun 1642, Blaise Pascal, yang pada waktu itu berusia sekitar 18 tahun, menemukan hal yang baru dalam teknologi mesin komputasi, yakni kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator).

Kalkulator roda numerik tersebut diciptakan untuk membantu sang ayah dalam proses perhitungan pajak.

Kotak persegi kuningan tersebut dinamakan dengan Pascaline. Menggunakan sebanyak 8 roda putar bergerigi, guna menjumlahkan hingga 8 digit.

Kekurangan alat ini, hanya bisa digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan.

3. Kalkulator Roda Numerik 2

Kalkulator Roda Numerik 2

Setelah kalkulator roda numerik 1, masih ada kelanjutannya lagi, yakni kalkulator roda numerik 2.

Tak berselang lama sejak penemuannya yang pertama, pada tahun 1694, Gottfried Wilhelm von Leibniz, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, memperbaiki Pascaline yang sudah ada, sehingga bisa melakukan operasi perkalian.

Sama seperti dengan pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi.

Dengan mempelajari catatan dan gambar yang dibuat oleh Blaise Pascal, Leibniz bisa menyempurkan alat tersebut menjadi lebih baik dari yang sebelumnya.

Barulah, di tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer digunakan.

4. Kalkulator Mekanik

Kalkulator Mekanik

Setelah itu, Charles Xavier Thomas de Colmar mampu menemukan mesin yang bisa melakukan 4 fungsi aritmatika dasar, seperti :

  1. Operasi penjumlahan
  2. Operasi pengurangan
  3. Operasi perkalian
  4. Operasi pembagian

Kalkulator mekanik tersebut yang dinamakan arithmometer, mampu merepresentasikan pendekatan yang jauh lebih praktis dalam kalkulasi.

Dengan kemampuan melakukan 4 macam operasi tersebut, arithmometer banyak digunakan hingga masa Perang Dunia I (World War I, berlangsung pada tahun 1914 – 1918).

Arithmometer menjadi kalkulator mekanik pertama yang sukses secara komersial.

Sebuah arithmometer dengan 12 digit dijual sebesar 300 franc pada tahun 1853. Harga tersebut bisa disetarakan dengan :

  • 30 kali lipat lebih mahal dari sebuah buku logaritma
  • 1.500 kali lipat lebih mahal dari sebuah perangko (first-class stamp)

Tidak selesai sampai sini! Masih belum berakhir, masih ada perkembangan komputer setelah tahun 1940

Ringkasan

Perkembangan komputer sebelum tahun 1940

Perkembangan komputer sebelum tahun 1940, terdiri atas 4 macam :

  1. Abacus, alat hitung pertama yang diciptakan oleh manusia, terbuat dari rangka kayu dengan sederet poros yang berisikan manik-manik yang bisa digeser.
  2. Kalkulator roda numerik 1, alat komputasi yang diciptakan Blaise Pascal pada tahun 1642, untuk membantu ayahnya dalam perhitungan pajak.
  3. Kalkulator roda numerik 2, alat komputasi yang diciptakan Gottfried Wilhelm von Leibniz pada tahun 1694, yang merupakan pengembangan dari mesin komputasi yang sebelumnya.
  4. Kalkulator mekanik, alat komputasi yang diciptakan oleh Charles Xavier Thomas de Colmar yang mampu melakukan 4 operasi perhitungan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian).

Baik itu antara Pascal, Leibniz, dan Colmar, mampu membantu penciptaan alat komputasi dengan baik, sehingga berkembang menjadi mesin komputasi modern saat ini, yaitu komputer.

Frequently Asked Question (FAQ)

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar perkembangan komputer sebelum tahun 1940. Perkembangan pada tahun ini memberikan begitu banyak manfaat bagi perkembangan berikutnya.

Manakah yang Paling Sukses?

Jika ditanya mana yang paling sukses, adalah kalkulator mekanik. Karena, kalkulator mekanik memungkinkan penggunaan secara lebih praktis dengan 4 operasi perhitungan, bahkan populer hingga digunakan pada Perang Dunia I.

Manakah yang Paling Eksis?

Sementara itu, yang masih eksis sampai sekarang adalah abacus. Diketahui, abacus masih digunakan di beberapa tempat kursus / pelatihan / les, karena diyakini mampu membuat proses berhitung seseorang menjadi lebih cepat dan praktis.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan?

Terkait data individu atau perusahaan, pasti pernah terlintas pertanyaan, mengapa keamanan informasi diperlukan dan menjadi sangat penting?

Sebenarnya, dari pertanyaan tersebut bisa terjawab dengan melihat dari hakikat atau tujuan dilakukannya keamanan informasi.

Setiap individu ataupun perusahaan, pasti memiliki aset penting berbentuk digital di dalam perangkat elektroniknya, seperti :

  • Data
  • Informasi

Akan tetapi, keamanan informasi terhadap organisasi, institusi, lembaga, atau perusahaan sangat penting. Bahkan, bersifat lebih kompleks.

Keduanya (baik individu atau perusahaan) perlu diamankan.

Untuk apa? Mari kita lebih dalam bahas mengapa keamanan informasi diperlukan dalam berbagai aspek.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan?

Pentingnya keamanan informasi

Dibutuhkannya keamanan informasi itu penting karena untuk melindungi data dan informasi dari yang namanya threat (ancaman).

Keamanan informasi dibutuhkan untuk mengurangi resiko, manipulasi data, dan perusakan atau penghancuran informasi secara tidak sah.

Keamanan informasi penting dilakukan untuk meningkatkan proses bisnis dalam sektor perusahaan.

6 poin mengapa keamanan informasi itu penting:

  1. Mengacu pada fungsionalitas perusahaan. Setiap perusahaan harus menetapkan kebijakan guna mengoperasikan perusahan tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan, sehingga bisa berjalan dengan efisien.
  2. Memastikan setiap kegiatan berjalan dengan aman. Perusahaan yang “modern” harus mampu menciptakan ekosistem seluruh kegiatan berbasiskan teknologi informasi secara lebih terorganisasi dan memiliki kemampuan sistem terdistribusi baik.
  3. Melindungi data yang dimiliki perusahaan. Keamanan informasi harus mencakup aspek dalam melindungi data, baik itu data dalam jaringan internal (intranet) ataupun internet (berbasiskan cloud).
  4. Melindungi setiap aset perusahaan. Tidak hanya data dan informasi, melainkan keamanan informasi berperan penting untuk melindungi seluruh aset perusahaan, baik itu yang beresiko bocor ataupun tidak, demi kelangsungkan proses di dalamnya. Terlebih, penting untuk meminimalisir adanya human error.
  5. Ancaman baru semakin canggih setiap harinya. Ancaman dan serangan setiap hari semakin canggih, meliputi malware, Distributed Denial of Service (DDoS), hijacking, dan lain sebagainya.
  6. Mengikuti kebijakan yang berlaku, seperti GDPR. General Data Protection Regulation (GDPR) merupakan peraturan terkait dengan kerahasiaan data (data privacy) yang ditujukan untuk seluruh perusahaan di dunia, bertujuan guna memberi perlindungan lebih baik terhadap kerahasiaan data dalam ekonomi digital seperti sekarang ini.

Apa Itu Ancaman (Threat)?

Ancaman (threat) pada keamanan informasi

Ancaman (threat) adalah pengguna, objek, atau entitas lain yang mampu membahayakan aset-aset berharga milik individu ataupun perusahaan.

Jika dilihat dari jangkauannya, ancaman bisa direpresentasikan ke dalam :

  • Pengguna yang tidak memiliki hak akses (access rights)
  • Pengguna yang tidak memiliki wewenang
  • Pengguna yang merupakan beda departemen atau divisi
  • Program yang sengaja diciptakan untuk merusak
  • dan lain sebagainya

Tahukah Anda?
Berdasarkan laporan McAfee Labs per Agustus 2019, ancaman keamanan informasi menggunakan ransomware meningkat hingga 118%!

Pihak yang Bertanggung Jawab

Pihak yang terlibat dalam keamanan informasi

Setiap orang atau pengguna, bertanggung jawab atas keamanan informasi.

Akan tetapi, jika berbicara lebih spesifik, maka pihak berikut yang memiliki tanggung jawab tinggi dalam keamanan informasi, dengan melakukan pendekatan dari atas ke bawah.

1. Senior Management

Level ini adalah level paling tinggi, yakni seorang manajer.

Manajemen di bagian ini harus membuat komitmen penuh terhadap keamanan informasi, sehingga keamanan informasi bisa berjalan dengan efektif.

Manajemen memiliki peran penting untuk melakukan komunikasi terhadap semua stakeholder, mulai dari internal (karyawan), hingga eksternal (mitra pihak ketiga).

2. Business Unit Leader

Selalu ingat, jika proses bisnis terjadi dilakukan tentu demi meningkatkan profit atau keuntungan.

Pemimpin masing-masing bidang, divisi, atau area, harus memahami betul jika terjadi kegagalan dalam informasi, mampu menyebabkan kontrol menjadi tidak efektif.

Seorang pemimpin di masing-masing divisi harus berperan aktif untuk memastikan jika keamanan informasi mampu dilakukan di setiap masing-masing organisasi di dalam perusahaan.

3. Employees

Selanjutnya, adalah karyawan atau pegawai.

Karyawan bertanggung jawab untuk memahami dan mematuhi segala bentuk kebijakan yang telah ditetapkan terkait dengan keamanan informasi dan dokumentasi pendukung (pedoman, standar, dan prosedur).

Karyawan harus aktif melakukan kegiatan dalam rangka berpartisipasi, mengamati, dan melaporkan jika terjadi celah keamanan.

4. Third Parties

Yang terakhir adalah pihak ketiga, seperti vendor yang memberikan solusi terhadap keamanan informasi perusahaan.

Dalam melakukan kegiatan pengamanan informasi, sebaiknya dilakukan dengan perjanjian kontrak (contractual agreements).

Tanggung jawab pihak ketiga dari kontrak tersebut guna mematuhi setiap kebutuhan yang benar-benar diinginkan oleh perusahaan.

Belum tahu apa itu keamanan informasi? Mari kupas tuntas tentang keamanan informasi lebih dalam!

Kesimpulan

Mengapa keamanan informasi diperlukan?

Pentingnya keamanan informasi, menjadi jawaban mengapa keamanan informasi diperlukan di era sekarang ini.

Ingat! Keamanan informasi tidak hanya dibutuhkan oleh organisasi atau perusahaan saja, melainkan penting juga bagi pengguna individu.

Dari bahasan di atas, pertanyaan “mengapa keamanan informasi diperlukan”, karena untuk meminimalisir resiko dan melindungi data dan informasi dari ancaman (threat), baik dari dalam maupun dari luar.

Dalam organisasi atau perusahaan, semua bertanggung jawab terhadap keamanan informasi dengan pendekatan dari atas ke bawah, mulai dari level management, unit leader, employees, hingga third parties.

Semua stakeholders tersebut terlibat dalam kegiatan pengamanan informasi, sehingga proses bisnis dapat berjalan dengan lancar.

Keamanan Informasi

Keamanan informasi atau biasa disebut juga keamanan sistem informasi menjadi hal penting kaitannya terhadap teknologi di era modern seperti sekarang ini.

Keamanan informasi menjadi penting, karena data dan informasi yang disimpan oleh setiap pengguna itu adalah hak bagi setiap orang yang berwenang. Dari sekian banyak data tersebut, pasti terdapat hal-hal yang penting di dalamnya.

Apabila membahas mengenai suatu perusahaan, tentu keamanan informasi menjadi hal yang tidak boleh ditinggalkan. Karena, data bersifat sangat penting dan hanya lingkup internal yang bisa mengaksesnya.

Apabila data tersebut bocor? Data tersebut bisa dikoleksi, disimpan, atau malah disalahgunakan sebagai tindak kejahatan lanjutan atas kebocoran data tersebut.

Setelah mengetahui sedikit tentang keamanan informasi, lantas apa pengertian keamanan informasi? Mari kita belajar memahami definisi, hingga aspek-aspek lain dalam keamanan informasi secara lebih jauh.

Pengertian Keamanan Informasi

Keamanan informasi

Keamanan informasi (information security), biasa disebut juga dengan keamanan sistem informasi adalah suatu upaya atau usaha untuk mendeteksi atau mencegah terjadinya penipuan (cheating) terhadap sistem yang berbasis informasi.

Secara lebih sederhana, keamanan informasi adalah suatu bentuk untuk mencegah pihak yang tak berwenang agar tidak bisa mengakses suatu informasi.

Secara tidak langsung, keamanan sistem informasi ini berkaitan dengan proses bisnis. Keamanan sistem informasi, mampu meminimalisir resiko dalam bisnis.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan?

Pentingnya keamanan informasi

Belakangan ini, muncul banyak pertanyaan terkait dengan keamanan sistem informasi, seperti :

  • Apa pentingnya keamanan informasi?
  • Mengapa informasi perlu diamankan?
  • Mengapa keamanan sistem informasi dibutuhkan?
  • Mengapa keamanan sistem informasi sangat penting bagi perusahaan?
  • dan berbagai macam pertanyaan lainnya

Menjawab dari berbagai macam pertanyaan di atas, sebenarnya jawabannya sama, tidak ada bedanya.

Informasi perlu dijaga, perlu diamankan, karena informasi menjadi salah satu aset berharga dan penting, baik itu bagi pengguna ataupun perusahaan. Maka dari itu, perlu dijaga keamanannya sebaik mungkin.

Tahukah Anda?
Berdasarkan laporan InfoWatch 2017, sebanyak 59,4% kerentanan kecolongan informasi terjadi karena unauthorized copying.

Jika melihat dari kacamata pengguna, apabila informasi tersebut sampai bocor, maka data-data penting seperti user credential, file atau dokumen, media-media yang tersimpan dalam komputer, bisa saja disalahgunakan.

Sementara itu, jika melihat dari kacamata perusahaan, apabila informasi tersebut sampai bocor, terlebih lagi kepada pesaing (competitor), mengakibatkan terjadinya kerugian, baik itu dalam aspek produktivitas, hingga financial menjadi kacau.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan? 6 poin penting berikut mampu menjawab pentingnya keamanan informasi dan mengetahui siapa saja pihak yang ikut andil dalam kegiatan pengamanan informasi.

Aspek / Konsep Keamanan Informasi

CIA Triad, aspek atau konsep keamanan informasi

Perlu diketahui, aspek atau keamanan sistem informasi mengacu pada konsep atau model yang dinamakan dengan CIA Triad.

Apa itu konsep CIA Triad? Konsep tersebut mengacu pada aspek confidentiality, integrity, dan availability.

Konsep tersebut menjadi suatu model yang memang dirancang untuk membantu atau memandu kebijakan dalam keamanan informasi dalam suatu perusahaan.

  • Confidentiality, keamanan sistem informasi menjamin jika hanya yang memiliki hak akses atau yang berwenang saja yang bisa mengakses suatu informasi.
  • Integrity, keamanan sistem informasi menjamin keberlangsungan informasi secara utuh, akurat, dan tidak dimodifikasi oleh pihak yang tak memiliki akses atau tak berwenang.
  • Availability, keamanan sistem informasi menjamin setiap pengguna bisa mengakses informasi kapanpun saat dibutuhkan.

Aspek tersebut berkaitan erat dengan tujuan keamanan informasi, karena melindungi setiap data dan informasi.

Aspek Ancaman Terhadap Keamanan Informasi

Ancaman terhadap keamanan informasi

Terdapat sebanyak 4 aspek ancaman terhadap keamanan sistem informasi, mencakup :

  1. Interruption, informasi yang terdapat di dalam komputer dirusak dan dihapus. Sehingga, saat dibutuhkan, informasi tersebut menjadi tidak tersedia atau hilang.
  2. Interception, informasi yang dimiliki, diambil alih (disadap) oleh pihak yang tidak berwenang.
  3. Modification, pengguna yang tidak berhak atau tidak memiliki wewenang melakukan modifikasi terhadap informasi yang sedang dikirim pada jaringan, sehingga isi pesan atau informasi tersebut berubah dan berbeda dengan aslinya.
  4. Fabrication, informasi yang ada ditiru atau dipalsukan seakan-akan itu informasi asli, sehingga orang yang memperoleh atau menerima informasi menyangka jika informasi tersebut berasal dari pengirim yang dikehendaki.

Jenis atau Macam-macam Keamanan Informasi

Macam-macam upaya dalam mengamankan informasi

1. Application Security

Keamanan yang dilakukan dengan cara menggunakan aplikasi atau perangkat lunak (software) yang memiliki kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan memperbaiki celah (bug).

Cukup dengan menggunakan aplikasi terpercaya, sehingga data dan informasi bisa tetap terjaga dengan baik.

2. Cloud Security

Selain itu, komputasi awan juga tidak boleh dilalaikan begitu saja. Butuh kemampuan yang khusus saat ingin menyimpan data dan informasi di dalam cloud.

Bahkan, perlu juga untuk memastikan jika cloud yang digunakan aman, dengan memiliki berbagai macam fitur khusus dalam pengamanan informasi tersebut.

3. Cryptography

Kriptografi menjadi salah satu teknik yang cukup baik dalam melakukan pengamanan informasi. Karena, informasi akan terlindungi oleh enkripsi.

Untuk membuka enkripsi tersebut, dibutuhkan kunci dekripsi. Hanya pengguna yang memiliki kunci dekripsi yang bisa mengakses data dan informasi tersebut.

4. Infrastructure Security

Infrastruktur juga jangan dilupakan. Infrastruktur tersebut mencakup :

  • Server
  • Jaringan
  • Personal computer (PC)
  • dan lainnya yang terhubung satu sama lain

Infrastruktur menjadi penting, karena ancaman yang datang bukan hanya dari yang tidak berwenang saja, melainkan terjadi bencana alam juga menjadi ancaman tersendiri.

Sistem Manajemen Keamanan Informasi

ISO 27001, standar mutu sistem manajemen keamanan informasi

Manajemen keamanan informasi dibutuhkan untuk menjaga data dengan baik, sebagai salah satu bentuk atau wujud dari keamanan sistem informasi.

Standar yang bisa digunakan dalam aspek keamanan sistem informasi adalah Sertifikasi ISO 27001.

Apa itu Sertifikasi ISO 27001?

ISO 27001 adalah standar internasional yang menetapkan suatu persyaratan untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi, terlebih dalam hal aspek keamanan fisik, logis, dan organisasi.

Banyak manfaat apabila perusahaan menerapkan Sertifikasi ISO 27001, seperti :

  • Citra positif terhadap suatu perusahaan
  • Meningkatkan kepercyaan pelanggan, pihak ketiga, dan berbagai stakeholder yang lain
  • Sebagai bukti keandalan dalam hal keamanan sistem informasi
  • Setiap pelaksanaan proses berjalan secara lebih sistematis
  • Wujud tata kelola yang baik dalam hal keamanan sistem informasi
  • dan masih banyak lagi lainnya

Kesimpulan

Keamanan informasi

Keamanan informasi atau keamanan sistem informasi merupakan suatu bentuk untuk mencegah terjadinya penipuan terhadap sistem yang berbasis informasi.

Informasi penting untuk dijaga, karena informasi bersifat rahasia, hanya pengguna atau orang-orang yang memiliki hak yang bisa mengaksesnya.

Konsep keamanan sistem informasi itu sendiri mengacu pada CIA Triad, yang meliputi confidentiality, integrity, dan availability, di mana aspek tersebut sangat penting dalam keamanan sistem informasi.

Ancaman yang terjadi di dalam keamanan informasi berupa interruption, interception, modification, dan fabrication.

Jika melihat macam-macam keamanan informasi, terdiri atas application security, cloud security, cryptography, dan infrastructure security.

Untuk memastikan keamanan informasi suatu perusahaan dilakukan dengan baik, maka dibutuhkan manajemen keamanan sistem informasi dengan menggunakan standar Sertifikasi ISO 27001. Banyak manfaat yang bisa didapat dari standar tersebut.

Perkembangan Komputer Setelah Tahun 1940

Kelanjutannya, perkembangan komputer setelah tahun 1940 membawa perubahan yang begitu besar dalam kemajuan teknologi hingga saat ini.

Perlu diketahui, komputer yang berkembang dan bisa melakukan berbagai macam tugas kompleks yang dibutuhkan pengguna, dibagi menjadi 2 perkembangan :

  1. Perkembangan komputer sebelum tahun 1940
  2. Perkembangan komputer setelah tahun 1940

Sejatinya, komputer diciptakan untuk membantu mempermudah manusia dalam melakukan berbagai macam kasus atau tugas tertentu.

Berbicara soal komputer, tentu erat kaitannya dengan teknologi informasi, yang saat ini berkembang begitu cepat dan pesat.

Tentang hal tersebut, mari kita belajar lebih banyak mengenai perkembangan komputer setelah tahun 1940.

1. Komputer Generasi Pertama

Komputer generasi pertama, tabung vakum / vacuum tube
PeriodeTahun 1940 – 1959
PenemuanKomputer Tabung Vakum (Vacuum Tube Computer)

Pada komputer generasi pertama yang terjadi di tahun 1940 hingga 1959, menggunakan tabung vakum guna memproses dan menyimpan data.

Penemuan ini memiliki kekurangan, di mana alat menjadi cepat panas dan mudah terbakar. Maka dari itu, dibutuhkan hingga ribuan tabung vakum untuk menjalankan keseluruhan operasi dari komputer tersebut.

Di lain sisi, alat ini juga membutuhkan banyak tenaga elektrik yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan elektrik di area atau kawasan yang ada di sekitarnya.

Komputer generasi pertama ini merupakan 100% elektronik dan sangat membantu para ahli dalam menyelesaikan segala masalah perhitungan dengan cepat dan tepat.

Beberapa hal penting dalam komputer generasi pertama :

  • Penggunaan tabung vakum
  • Kurang bisa diandalkan (unreliable)
  • Hanya mendukung bahasa mesin
  • Menghasilkan banyak panas
  • Ukuran yang begitu besar

Tabung Vakum

Tidak hanya di dalam komputer saja, penggunaan tabung vakum (vacuum tube) juga digunakan di beberapa perangkat elektronik lain, meliputi :

  • Perlengkapan radar
  • Radio
  • Sistem telepon
  • Televisi

Tabung vakum memiliki ukuran yang besar dan tidak cocok untuk perangkat komputasi yang lebih kecil. Hal ini membuat penggunaan tabung vakum menjadi semakin berkurang dari tahun ke tahun.

Bahkan, untuk saat ini, tabung vakum tak lagi dipergunakan dalam berbagai macam peralatan atau kebutuhan elektronik.

2. Komputer Generasi Kedua

Komputer generasi kedua, transistor
PeriodeTahun 1959 – 1965
PenemuanTransistor dan Memori Inti-Magnetik (Magnetic Core Memory)

Pada komputer generasi kedua, penemuan transistor sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer.

Munculnya transistor menggantikan tabung vakum yang ada di televisi, radio, dan komputer. Hal ini berpengaruh pada ukuran mesin elektrik menjadi lebih kecil.

Sementara itu, transistor sendiri mulai dipergunakan di dalam komputer di tahun 1956.

Penemuan lain selain transistor adalah pengembangan memori inti-magnetik (magnetic core memory) yang membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih bisa diandalkan, dan lebih hemat energi dibandingkan dengan pendahulunya.

Beberapa hal penting dalam komputer generasi kedua :

  • Penggunaan transistor
  • Bisa diandalkan dibanding komputer generasi pertama
  • Memiliki ukuran lebih kecil dibanding komputer generasi pertama
  • Mendukung bahasa mesin dan bahasa assembly

Transistor

Penggunaan transistor dalam komputer generasi kedua ini, digunakan assembly language (bahasa mesin yang dapat dibaca oleh manusia) dan high-level programming languages (bahasa tingkat tinggi), seperti FORTRAN dan COBOL.

3. Komputer Generasi Ketiga

Komputer generasi ketiga, sirkuit terintegrasi / IC (integrated circuit)
PeriodeTahun 1965 – 1971
PenemuanSirkuit Terintegrasi (IC : Integrated Circuit)

Walaupun bisa dikatakan jika penggunaan transistor bisa mengungguli keberadaan tabung vakum, namun transistor juga masih memiliki kekurangan.

Kekurangan pada transistor adalah panas yang dihasilkan cukup besar, berpotensi merusak bagian-bagian internal suatu komputer.

Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : Integrated Circuit) pada tahun 1958.

Selanjutnya, ilmuwan berhasil memasukkan banyak komponen ke dalam suatu chip tunggal, yang disebut dengan semikonduktor.

Kemajuan komputer generasi ketiga ialah penggunaan sistem operasi (OS : Operating System) memungkinkan mesin untuk menjalankan atau melakukan berbagai program yang berbeda dalam 1 waktu dengan sebuah program utama yang bertugas memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

Beberapa hal penting dalam komputer generasi ketiga :

  • Penerapan integrated circuit
  • Memiliki ukuran yang lebih kecil
  • Panas yang dihasilkan lebih sedikit
  • Mendukung bahasa tingkat tinggi
  • Memiliki biaya yang mahal

Sirkuit Terintegrasi

Penggunaan integrated circuit membuat komputer memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan generasi yang sebelumnya.

Bahkan, tak lama kemudian, muncul programmer dan penggemar teknologi yang mulai menjamur, terlebih di bidang pemrograman komputer dan perangkat keras komputer.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi yang marak digunakan seperti bahasa C, Pascal, COBOL, dan FORTRAN. Bahkan, penyimpanan magnetik (magnetic storage) juga semakin populer.

4. Komputer Generasi Keempat

Komputer generasi keempat, Very Large Scale Integration (VLSI)
PeriodeTahun 1971 – 1980
PenemuanVery Large Scale Integration (VLSI)

Periode komputer generasi keempat terjadi di tahun 1971 sampai 1980, dengan adanya penggunaan sirkuit Very Large Scale Integration (VLSI).

Dengan demikian, komputer generasi keempat menjadi lebih bisa diandalkan, lebih kuat, lebih kompak, dan lebih terjangkau dalam masalah harga.

Hal tersebut pada akhirnya memunculkan revolusi Personal Computer (PC).

Dalam generasi ini, beberapa hal seperti, time sharing, real-time network, distributed operating system digunakan.

Tentunya, dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi, meliputi, C, C++, DBASE, dan lain sebagainya.

Beberapa hal penting dalam komputer generasi keempat :

  • Penerapan teknologi VLSI
  • Harganya yang murah
  • Bersifat portable dan bisa diandalkan
  • Memiliki ukuran yang sangat kecil
  • Diperkenalkan adanya konsep internet

Very Large Scale Integration

Komputer dengan menggunakan sirkuit VLSI memiliki setidaknya sekitar 5.000 transistor dan berbagai elemen rangkaian lain yang saling terkait dalam 1 chip.

Sehingga, komputer generasi keempat memungkinkan adanya mikrokomputer yang bisa diandalkan. [4]

5. Komputer Generasi Kelima

Komputer generasi kelima, Ultra Large Scale Integration (ULSI)
PeriodeTahun 1981 – sekarang
PenemuanUltra Large Scale Integration (ULSI), Artificial Intelligence (AI), dan masih banyak lagi

Tak bisa dipungkiri, periode komputer generasi kelima memiliki begitu banyak kemajuan di dalam komputer itu sendiri dan teknologi yang kian berkembang.

Bahkan, komputer generasi kelima ini diungkap akan membawa berbagai macam perubahan baru paradigma komputerisasi di seluruh dunia.

Periode ini mengubah teknologi VLSI menjadi ULSI (Ultra Large Scale Integration), yang menghasilkan chip mikroprosesor yang mempunyai 10 juta komponen elektronik.

Komputer generasi kelima sendiri dimulai dari inisiasi Japan’s Ministry of International Trade and Industry (MITI) yang dimulai pada tahun 1982, membuat komputer menggunakan komputasi paralel dan logic programming (pemrograman logika) secara lebih masif.

Pemrograman logika sendiri dianggap sebagai salah satu hal yang menyatukan berbagai disiplin ilmu bidang ilmu komputer, mencakup :

  • Arsitektur komputer
  • Artificial intelligence (kecerdasan buatan)
  • Database (basis data)
  • Software engineering (rekayasa perangkat lunak) [5]

Beberapa hal penting dalam komputer generasi kelima :

  • Penggunaan teknologi ULSI
  • Kemajuan dalam parallel processing
  • Kemajuan dalam teknologi superkonduktor
  • Antarmuka yang ramah pengguna
  • Komputer lebih powerful

Baca juga :
Perkembangan Komputer Sebelum Tahun 1940

Ringkasan

Perkembangan komputer setelah tahun 1940

Perkembangan komputer setelah tahun 1940, terdiri atas 5 macam, meliputi :

  1. Komputer generasi pertama (periode 1940 – 1959), penggunaan tabung vakum (Vacuum Tube Computer)
  2. Komputer generasi kedua (periode 1959 – 1965), penggunaan transistor
  3. Komputer generasi ketiga (periode 1965 – 1971), penggunaan sirkuit terintegrasi (IC : Integrated Circuit)
  4. Komputer generasi keempat (periode 1971 – 1980), penggunaan VLSI (Very Large Scale Integration)
  5. Komputer generasi kelima (periode 1981 – sekarang), penggunaan ULSI (Ultra Large Scale Integration)

Dari beberapa pembahasan di atas, terlihat jika perkembangan komputer sesudah tahun 1940 mampu memberikan perubahan yang besar.

Bagaimana tidak, perkembangan komputer setelah tahun 1940 telah memberikan banyak kesuksesan di dunia komputerisasi, di mana membuat komputer semakin efisien, bahkan bisa menghasilkan karya yang luar biasa di bidang teknologi, salah satunya dalam kecerdasan buatan.

[su_spoiler title=”Referensi”]1. Computer Hope (2017, 4 Oktober). What is A Vacuum Tube?. Dikutip 4 Maret 2020 dari Computer Hope: https://www.computerhope.com/jargon/v/vacuumtu.htm.
2. Tutorials Point (2016, 16 Januari). Computer – Second Generation. Dikutip 4 Maret 2020 dari Tutorials Point: https://www.tutorialspoint.com/computer_fundamentals/computer_second_generation.htm.
3. Saint, Judy Lynne dan Christopher Saint (2005, 25 September). Integrated Circuit. Dikutip 4 Maret 2020 dari Britannica: https://www.britannica.com/technology/integrated-circuit.
4. Tutorials Point (2017, 26 April). Computer – Fourth Generation. Dikutip 4 Maret 2020 dari Tutorials Point: https://www.tutorialspoint.com/computer_fundamentals/computer_fourth_generation.htm.
5 Wikipedia (2020, 29 Februari). Fifth Generation Computer. Dikutip 4 Maret 2020 dari Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Fifth_generation_computer[/su_spoiler]