Pebruari atau Februari?

Menurut KBBI, kata yang baku Pebruari atau Februari? Manakah penulisan yang benar di antara kedua perbandingan kata tersebut?

Dalam beberapa kasus, seperti pengucapan atau penulisan, terkadang kita kesulitan, bahkan keliru dalam menerapkannya, yang sesuai antara Pebruari atau Februari.

Berikut ini pemaparan secara lebih jelas, kata baku menurut KBBI, Pebruari atau Februari.

Pebruari atau Februari?

Pebruari atau Februari?

Menurut KBBI, kata yang baku, benar, dan tepat adalah Februari.

Sementara itu, bentuk tidak bakunya adalah Pebruari.

Mulai dari sekarang, penggunaan kata yang tepat dalam pengucapan maupun penulisan dalam kegiatan sehari-hari ialah Februari (menggunakan huruf F bukan P).

Pengertian

Februari

Februari Menurut KBBI

Menurut KBBI, Februari ialah bulan ke-2 tahun Masehi (28 hari, kecuali pada tahun kabisat 29 hari).

Februari secara Umum

Secara umum, Februari merupakan bulan kedua di tahun Masehi, di mana menjadi bulan istimewa, karena memiliki panjang 28 hari atau 29 hari (tahun kabisat). Berbeda dengan bulan lain yang biasanya memiliki 30 hari bahkan 31 hari.

Pada zaman dahulu, Februari ialah bulan penghabisan hingga tahun 450 Sebelum Masehi, hingga pada akhirnya diletakkan di belakang bulan Januari.

Maret pernah menjadi bulan permulaan tahun dan Februari sebagai bulan penghabisan.

Akan tetapi, pada akhirnya, Februari kembali diletakkan di bulan ke-2. Oleh Bangsa Romawi, bulan ini dipandang sebagai waktu guna merayakan upacara penyucian.

Contoh Penulisan

Februari

Berikut ini sebanyak 13 contoh penulisan tentang Februari, sehingga jauh lebih mudah mengerti, memahami, dan menggunakannya secara tepat.

  1. 2 Februari 2020 menjadi tanggal cantik dan favorit untuk momen pernikahan.
  2. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) peringkatkan masyarakat untuk mewaspadai puncak La Nina yang terjadi dari Bulan Desember 2020 hingga Februari 2021.
  3. BMKG mengungkap, sebanyak 779 gempa tektonik mengguncang Indonesia selama bulan Februari 2020.
  4. Cuaca buruk di bulan Februari 2020, sebanyak 600 bencana menerjang Indonesia, 123 orang diantaranya meninggal dunia.
  5. Daya beli petani diungkap turun sebesar 0,78% di bulan Februari 2020.
  6. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo Barat dimulai pada Bulan Februari 2021.
  7. Per bulan Februari 2020, utang Pemerintah naik menjadi Rp 4.948,18 triliun.
  8. Rupiah anjlok semenjak bulan Februari 2020.
  9. Selama bulan Februari 2020, Sumatra Barat diguncang sebanyak 23 gempa.
  10. Sepanjang bulan Februari 2020, harga beras naik.
  11. Setoran pajak manufaktur di bulan Februari 2020 tumbuh hingga 4,9%. Cadangan devisa Republik Indonesia turun menjadi US$ 130,6 miliar per bulan Februari 2020.
  12. Walaupun sedang langka, Indonesia mampu ekspor sebanyak 81 ton bawang putih pada Bulan Februari hingga Mei 2020.
  13. Warganet ramai-ramai ucapkan selamat ulang tahun bagi mereka yang lahir pada tanggal 29 Februari.

Kesimpulan

Jadi, penggunaan kata yang tepat adalah Februari. Hal itu sudah sesuai dan mengacu pada KBBI.

Kata bakuKata tidak baku
FebruariPebruari

Sekali lagi, yang benar adalah Februari. Jadi, jangan sampai salah ya. Karena, “Bahasa merupakan Jati Diri Bangsa Indonesia”.

Adzan atau Azan?

Menurut KBBI, kata yang baku adzan atau azan? Manakah penulisan yang benar di antara kedua perbandingan kata tersebut?

Dalam beberapa kasus, seperti pengucapan atau penulisan, kadang kita kesulitan, bahkan keliru dalam menerapkannya, yang sesuai antara adzan atau azan.

Berikut ini pemaparan secara lebih jelas, kata baku menurut KBBI, adzan atau azan.

Adzan atau Azan?

Adzan atau Azan?

Menurut KBBI, kata yang baku, benar, dan tepat adalah azan.

Sementara itu, bentuk tidak bakunya adalah adan, adhan, dan adzan.

Mulai dari sekarang, penggunaan kata yang tepat dalam pengucapan ataupun penulisan dalam kegiatan sehari-hari adalah azan (tanpa huruf d).

Pengertian

Azan

Azan Menurut KBBI

Menurut KBBI, azan adalah seruan untuk mengajak orang melakukan salat.

Azan secara Umum

Secara umum, azan adalah panggilan ibadah untuk umat Islam dalam menunaikan salat fardu.

Azan sendiri dikumandangkan oleh seorang muazin dari musala atau masjid, setiap memasuki waktu salat 5 waktu.

Setelah azan selesai, panggilan kedua atau selanjutnya dinamakan dengan iqamah. Iqamah sendiri bertujuan untuk memberi tahu umat bahwasannya ibadah salat segera dimulai atau dilaksanakan.

Contoh Penulisan

Azan

Berikut ini sebanyak 13 contoh penulisan tentang azan, agar jauh lebih mudah mengerti, memahami, dan menggunakannya secara tepat.

  1. Azan biasanya dilakukan dengan menggunakan alat pengeras suara.
  2. Azan magrib kerap dianggap sebagai waktu rawan, sehingga orang-orang lebih baik menunda aktivitasnya sebentar.
  3. Azan magrib menjadi momen yang paling ditunggu saat Bulan Ramadan datang.
  4. Azan merupakan pemberitahuan mengenai telah masuknya waktu salat.
  5. Azan subuh dianggap sebagai penanda masuk waktu pagi dan azan magrib dianggap sebagai penanda masuk waktu malam.
  6. Bagi pria muslim, sudah seharusnya datang ke masjid di awal waktu, sebelum azan Salat Jumat dikumandangkan.
  7. Di Bulan Ramadan, azan subuh menjadi pertanda dimulainya puasa.
  8. Keren, traffic light di Kota Blitar kumandangkan azan.
  9. Orang tua untuk tidak lupa mengazani buah hatinya yang baru lahir ke dunia.
  10. Para santri duduk berbaris di serambi masjid sembari menunggu azan berkumandang.
  11. Pemuda asal Jombang berhasil meraih juara 1 lomba azan di Jepang.
  12. Sangat asyik kala menikmati momen ngabuburit sembali menunggu azan magrib berkumandang.
  13. Suara azan subuh yang saling bersahutan, menghiasi indahnya suasana pagi hari.

Kesimpulan

Jadi, penggunaan kata yang tepat adalah azan. Hal tersebut telah sesuai dan mengacu pada KBBI.

Kata bakuKata tidak baku
AzanAdan, adhan, dan adzan

Sekali lagi, yang benar adalah Sumatra. Jadi, jangan sampai salah penggunaan ya. Karena, “Bahasa merupakan Jati Diri Bangsa Indonesia”.

Sumatera atau Sumatra?

Menurut KBBI, kata yang baku Sumatera atau Sumatra? Manakah penulisan yang benar di antara kedua perbandingan kata tersebut?

Dalam beberapa kasus, seperti pengucapan atau penulisan, kadang kita kesulitan, bahkan keliru dalam menerapkannya, yang sesuai antara Sumatera atau Sumatra.

Berikut ini pemaparan secara lebih jelas, kata baku menurut KBBI, Sumatera atau Sumatra.

Sumatera atau Sumatra?

Sumatera atau Sumatra?

Menurut KBBI, kata yang baku, benar, dan tepat adalah Sumatra.

Sementara itu, bentuk tidak bakunya adalah Sumatera.

Mulai dari sekarang, penggunaan kata yang tepat dalam pengucapan ataupun penulisan dalam kegiatan sehari-hari adalah Sumatra (tanpa huruf e).

Pengertian

Sumatra

Sumatra Menurut KBBI

Menurut KBBI, Sumatra adalah pulau di wilayah barat Indonesia, di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, di sebelah timur dengan Selat Malaka, di sebelah selatan dengan Selat Sunda, dan di sebelah barat dengan Samudra Hindia.

Sumatra secara Umum

Secara umum, Sumatra adalah pulau terbesar ke-6 di dunia yang dimiliki oleh Negara Indonesia dengan memiliki luas wilayah 473.481 km persegi.

Berdasarkan dari sensus penduduk tahun 2018, jumlah penduduk di Pulau Sumatra mencapai hingga 57,9 juta jiwa.

Pulau Sumatra mempunyai nama lain :

  • Pulau Percha
  • Pulau Andalas
  • Pulau Suwarnadwipa

Secara umum, Pulau Sumatra sendiri didiami oleh Bangsa Melayu, yang terbagi ke dalam beberapa suku. Beberapa suku besar yang ada seperti Aceh, Batak, Besemah, Komering, Lampung, Melayu, Minangkabau, Ogan, dan Rejang.

Contoh Penulisan

Sumatra

Berikut ini sebanyak 13 contoh penulisan tentang Sumatra, agar jauh lebih mudah mengerti, memahami dan menggunakannya secara tepat.

  1. Dalam berbagai prasasti, Sumatra dalam Bahasa Sanskerta dikenal dengan istilah Suwarnadwipa (arti: pulau emas) atau Suwarnabhumi (arti: tanah emas).
  2. Pulau Sumatra memiliki hasil bumi yang kaya, meliputi kelapa sawit, tembakau, minyak bumi, timah, bauksit, batu bara, dan gas alam.
  3. Pulau Sumatra merupakan pulau yang berada di bagian barat gugusan Kepulauan Nusantara.
  4. PLN bangun kabel laut penghubung antara Sumatra dengan Bangka Belitung.
  5. Api hanguskan hingga 0,5 hektare hutan di Provinsi Sumatra Utara.
  6. Partai Gerindra masih cukup mendominasi di Provinsi Sumatra Barat.
  7. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Green Hybrid dibangun di Musi, Sumatra Selatan.
  8. Bicara soal bisnis, Tol Trans Sumatra dinilai kurang menguntungkan dari sisi ekonomi.
  9. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sumatra berhasil selamatkan orang utan dari perdagangan gelap.
  10. Riau miliki 79 titik panas di Pulau Sumatra.
  11. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pimpin rapat terbatas (ratas) terkait adanya sengketa lahan yang terjadi di Sumatra Utara.
  12. Arsik Ikan Mas, salah satu kuliner yang menyegarkan khas Sumatra Utara.
  13. Intensitas hujan meningkat terjadi secara merata di Provinsi Sumatra Barat.

Kesimpulan

Jadi, penggunaan kata yang tepat adalah Sumatra. Hal tersebut telah sesuai dan mengacu pada KBBI.

Kata bakuKata tidak baku
SumatraSumatera

Sekali lagi, yang benar adalah Sumatra. Jadi, jangan sampai salah penggunaan ya. Karena, “Bahasa merupakan Jati Diri Bangsa Indonesia”.

Detil atau Detail?

Menurut KBBI, kata yang baku detil atau detail? Manakah penulisan yang benar?

Dalam beberapa kasus, seperti pengucapan atau penulisan, terkadang kita kesulitan, bahkan keliru dalam menerapkannya, yang sesuai antara detil atau detail.

Berikut ini pemaparan secara lebih jelas, kata baku menurut KBBI, detil atau detail.

Detil atau Detail?

Detil atau detail?

Menurut KBBI, kata yang baku, benar, dan tepat merupakan Detail.

Sementara itu, bentuk tidak bakunya adalah Detil

Mulai dari sekarang, penggunaan kata yang tepat dalam pengucapan ataupun penulisan dalam kegiatan sehari-hari adalah Detail.

Terlebih lagi, saat menuliskan sesuatu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah atau hal-hal penting lainnya, gunakan Detail.

Pengertian

Detail Menurut KBBI

Menurut KBBI, Detail adalah bagian yang kecil-kecil (yang sangat terperinci); segala hal ihwal.

Detail secara Umum

Secara umum, Detail adalah salah satu cara atau teknik dalam melihat sesuatu dengan lebih rinci atau lebih mendalam.

Biasanya, berkaitan dengan detail, menyangkut hal-hal yang penting yang perlu dibuktikan keasliannya.

Informasi-informasi penting seperti :

  • Fakta
  • Hasil observasi
  • Kejadian atau peristiwa
  • dan hal penting lainnya

Perlu diceritakan secara lebih detail, sehingga tidak menimbulkan seseorang yang memperoleh informasi tersebut berasumsi lain yang bukan faktanya.

Informasi yang disajikan dengan detail juga bisa meminimalisir resiko terjadinya hoax.

Contoh Penulisan

Berikut ini sebanyak 10 contoh penulisan tentang detail, sehingga bisa lebih jauh memahami dan mengerti arti detail sesungguhnya. Sehingga, bisa menggunakan kata detail dengan tepat.

  1. Editor tersebut mengedit foto dengan begitu detail.
  2. Presiden Joko Widodo meminta para jajarannya untuk transparan dan detail dalam informasi APBN 2020.
  3. Kopassus menyamar hingga 1 tahun lamanya, terungkap aktivitas dan basecamp musuh secara detail.
  4. Bank Indonesia (BI) akan membahas detail mekanisme pembelian obligasi pemerintah.
  5. Berikut ini detail Kawasaki Ninja 250 CC.
  6. Informasi pembagian sembako kurang detail, membuat berita menjadi simpang siur.
  7. Detail fasilitas yang akan didapatkan apabila membeli rumah di kompleks tersebut.
  8. Detail besaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi TNI-Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tahun ke tahun.
  9. Detail penggunaan anggaran kesehatan dalam APBN sepanjang tahun 2020.
  10. Peraturan yang tegas dan detail, membuat masyarakat lebih mudah memahami dan mematuhinya.

Kesimpulan

Detail

Jadi, penggunaan kata yang tepat adalah detail. Hal tersebut sudah sesuai dengan mengacu pada KBBI.

Kata bakuKata tidak baku
DetailDetil

Sekali lagi, yang benar adalah detail. Jadi, jangan sampai salah ya! Karena, Bahasa merupakan jati diri Bangsa Indonesia.