Fungsi interaksi sosial

Fungsi Interaksi Sosial

  • Fungsi interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat
  • Menjadi salah satu wujud agar mampu menjalin hubungan dengan baik

Dalam melakukan interaksi sosial, pasti membutuhkan setidaknya 2 orang untuk saling bertukar pikiran akan suatu permasalahan.

Interaksi sosial bukan hanya sebagai wujud komunikasi saja, melainkan juga untuk mempererat hubungan satu sama lain.

Bahkan, dengan interaksi sosial, kita bisa belajar banyak bagaimana cara menghargai pendapat, toleransi, dan lain sebagainya.

Berikut ini beberapa contoh fungsi interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

1. Mempererat Hubungan

Mempererat hubungan

Hubungan yang baik salah satunya adalah dengan terjalinnya komunikasi.

Dari mana komunikasi terjadi? Tentu dari interaksi sosial. Inilah pentingnya fungsi interaksi sosial dalam menjalin hubungan yang baik.

Orang yang senantiasa berinteraksi, tentu mampu memperoleh chemistry. Inilah yang membuat hubungannya menjadi semakin erat.

2. Mendiskusikan Persoalan

Proses terjadinya interaksi sosial, tentu dilakukan jika seseorang menemui suatu masalah yang ingin diselesaikan.

Terkadang saat ada persoalan, seseorang butuh orang lain untuk memberikan pendapatnya akan suatu masalah tersebut.

Proses mendiskusikan persoalan ini layaknya fungsi interaksi sosial, saling mempengaruhi, saling membantu, dan menimbulkan kepekaan satu sama lain.

3. Menghargai Setiap Perbedaan

Interaksi sosial terjadi bukan hanya karena orang tersebut 1 frekuensi dengan orang lain.

Terkadang, walaupun berbeda frekuensi atau berbeda pandangan, tetap terjadi interaksi sosial.

Dalam hal inilah, walaupun berbeda pandangan, berbeda pendapat, bisa belajar pentingnya menghargai perbedaan satu sama lain.

4. Menghindari Konflik

Menghindari konflik

Biasanya, konflik tercipta oleh adanya kecenderungan kurangnya komunikasi.

Kurangnya komunikasi tersebut yang menimbulkan perbedaan, yang awalnya masalah tersebut adalah masalah kecil, namun dibesar-besarkan, hanya karena kurangnya komunikasi.

Komunikasi sebagai salah satu bentuk fungsi interaksi sosial, mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Konflik tersebut saling dibicarakan satu sama lain, hingga akhirnya muncul ide atau jalan keluar untuk menyelesaikannya bersama-sama.

5. Menjaga Diri agar Tidak Terisolasi

Fungsi interaksi sosial yang selanjutnya juga membuat seseorang menjadi tidak kuper (kurang pergaulan).

Interaksi sosial memicu diri untuk bisa saling berkomunikasi, mengetahui setiap peristiwa yang terjadi dengan berbagai macam sudut pandang yang berbeda.

Orang-orang yang kuper, cenderung jarang melakukan interaksi sosial. Sehingga saat diajak berbicara, akan cenderung gugup.

Tahukah Anda?
Menurut Piotr Sztompka, salah satu sosiolog Polandia, mengungkap dalam sociological hierarchy, interaksi sosial meliputi gerakan fisik, memiliki arti / makna, bersama orang lain, menunggu respon, unik / langka, dan interaksi itu sendiri.

6. Saling Mengenal Satu Sama Lain

Dalam kaitannya interaksi sosial yang mampu membangun suatu chemistry, tentu ini menjadi sebuah pertanda yang baik dalam hubungan di masyarakat.

Kita bisa saling mengenal satu sama lain, bisa mengenal sikapnya, pemikirannya, karakteristiknya, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, kita bisa menghadapi orang-orang yang berbeda, dengan cara memposisikan diri yang berbeda pula, sesuai dengan karakteristiknya.

7. Wadah untuk Bertukar Pikiran

Wadah untuk bertukar pikiran

Jika kita memiliki suatu masalah yang akan dipikirkan, hanya ada pendapat dari kita saja, tentu cenderung monoton bukan?

Kita membutuhkan orang lain sebagai wujud fungsi interaksi sosial, dalam mengkritisi peristiwa dalam kehidupan.

Dengan bertukar pikiran juga mampu menumbuhkan suatu insight (wawasan) baru yang membuat kita lebih terbuka terhadap setiap perbedaan pendapat.

Daftar Artikel Tentang Interaksi Sosial

Daftar bacaan terkait mengenai interaksi sosial dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, yang mungkin dapat membantu Anda untuk memahami secara lebih luas dan lebih paham mengenai interaksi sosial.

Sehingga, wawasan tentang interaksi sosial menjadi lebih terbuka dan menjadi salah satu ilmu yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

0. Interaksi Sosial
Kupas tuntas rangkuman lengkap keseluruhan interaksi sosial, dari awal hingga akhir.

1. Pengertian Interaksi Sosial
Mendefinisikan apa itu pengertian interaksi sosial dengan baik dan mendalam.

2. Fungsi Interaksi Sosial (Anda sedang di sini)
Menilik apa saja fungsi interaksi sosial di dalam kehidupan sehari-hari.

3. Ciri-ciri Interaksi Sosial
Mengenali ciri-ciri atau karakteristik terjadinya interaksi sosial di lingkungan sekitar.

4. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Mengupas syarat-syarat apa saja yang menyebabkan terjadinya interaksi sosial.

5. Faktor Pendorong dan Penghambat Interaksi Sosial
Memetakan apa saja faktor-faktor pendorong ataupun penghambat jalannya interaksi sosial.

6. Bentuk Interaksi Sosial
Melihat bentuk interaksi sosial yang dibagi ke dalam beberapa poin.

7. Jenis atau Macam-macam Interaksi Sosial
Membedah jenis atau macam-macam interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

8. Contoh Interaksi Sosial
Melihat contoh-contoh terjadinya interaksi sosial dengan seksama.

9. Gambar Interaksi Sosial
Mem-visualisasikan interaksi sosial dalam bentuk gambar.

10. Dampak Positif dan Negatif Interaksi Sosial
Dalam interaksi sosial, pasti ada positif ataupun negatif yang perlu diperhatikan oleh setiap orang.

11. Manfaat Interaksi Sosial
Manfaat menjalin hubungan dalam kaitannya sebagai wujud interaksi sosial.

Published by

Habibullah

Hi! I am Habib, Founder of Baca Pintar and Bachelor of Informatics (S.Kom.). I try to be an SEO Expert and good at business, management, human resources, technology, and leadership. [Find me at LinkedIn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *