Keamanan informasi

Keamanan Informasi

Keamanan informasi atau biasa disebut juga keamanan sistem informasi menjadi hal penting kaitannya terhadap teknologi di era modern seperti sekarang ini.

Keamanan informasi menjadi penting, karena data dan informasi yang disimpan oleh setiap pengguna itu adalah hak bagi setiap orang yang berwenang. Dari sekian banyak data tersebut, pasti terdapat hal-hal yang penting di dalamnya.

Apabila membahas mengenai suatu perusahaan, tentu keamanan informasi menjadi hal yang tidak boleh ditinggalkan. Karena, data bersifat sangat penting dan hanya lingkup internal yang bisa mengaksesnya.

Apabila data tersebut bocor? Data tersebut bisa dikoleksi, disimpan, atau malah disalahgunakan sebagai tindak kejahatan lanjutan atas kebocoran data tersebut.

Setelah mengetahui sedikit tentang keamanan informasi, lantas apa pengertian keamanan informasi? Mari kita belajar memahami definisi, hingga aspek-aspek lain dalam keamanan informasi secara lebih jauh.

Pengertian Keamanan Informasi

Keamanan informasi

Keamanan informasi (information security), biasa disebut juga dengan keamanan sistem informasi adalah suatu upaya atau usaha untuk mendeteksi atau mencegah terjadinya penipuan (cheating) terhadap sistem yang berbasis informasi.

Secara lebih sederhana, keamanan informasi adalah suatu bentuk untuk mencegah pihak yang tak berwenang agar tidak bisa mengakses suatu informasi.

Secara tidak langsung, keamanan sistem informasi ini berkaitan dengan proses bisnis. Keamanan sistem informasi, mampu meminimalisir resiko dalam bisnis.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan?

Pentingnya keamanan informasi

Belakangan ini, muncul banyak pertanyaan terkait dengan keamanan sistem informasi, seperti :

  • Apa pentingnya keamanan informasi?
  • Mengapa informasi perlu diamankan?
  • Mengapa keamanan sistem informasi dibutuhkan?
  • Mengapa keamanan sistem informasi sangat penting bagi perusahaan?
  • dan berbagai macam pertanyaan lainnya

Menjawab dari berbagai macam pertanyaan di atas, sebenarnya jawabannya sama, tidak ada bedanya.

Informasi perlu dijaga, perlu diamankan, karena informasi menjadi salah satu aset berharga dan penting, baik itu bagi pengguna ataupun perusahaan. Maka dari itu, perlu dijaga keamanannya sebaik mungkin.

Tahukah Anda?
Berdasarkan laporan InfoWatch 2017, sebanyak 59,4% kerentanan kecolongan informasi terjadi karena unauthorized copying.

Jika melihat dari kacamata pengguna, apabila informasi tersebut sampai bocor, maka data-data penting seperti user credential, file atau dokumen, media-media yang tersimpan dalam komputer, bisa saja disalahgunakan.

Sementara itu, jika melihat dari kacamata perusahaan, apabila informasi tersebut sampai bocor, terlebih lagi kepada pesaing (competitor), mengakibatkan terjadinya kerugian, baik itu dalam aspek produktivitas, hingga financial menjadi kacau.

Mengapa Keamanan Informasi Diperlukan? 6 poin penting berikut mampu menjawab pentingnya keamanan informasi dan mengetahui siapa saja pihak yang ikut andil dalam kegiatan pengamanan informasi.

Aspek / Konsep Keamanan Informasi

CIA Triad, aspek atau konsep keamanan informasi

Perlu diketahui, aspek atau keamanan sistem informasi mengacu pada konsep atau model yang dinamakan dengan CIA Triad.

Apa itu konsep CIA Triad? Konsep tersebut mengacu pada aspek confidentiality, integrity, dan availability.

Konsep tersebut menjadi suatu model yang memang dirancang untuk membantu atau memandu kebijakan dalam keamanan informasi dalam suatu perusahaan.

  • Confidentiality, keamanan sistem informasi menjamin jika hanya yang memiliki hak akses atau yang berwenang saja yang bisa mengakses suatu informasi.
  • Integrity, keamanan sistem informasi menjamin keberlangsungan informasi secara utuh, akurat, dan tidak dimodifikasi oleh pihak yang tak memiliki akses atau tak berwenang.
  • Availability, keamanan sistem informasi menjamin setiap pengguna bisa mengakses informasi kapanpun saat dibutuhkan.

Aspek tersebut berkaitan erat dengan tujuan keamanan informasi, karena melindungi setiap data dan informasi.

Aspek Ancaman Terhadap Keamanan Informasi

Ancaman terhadap keamanan informasi

Terdapat sebanyak 4 aspek ancaman terhadap keamanan sistem informasi, mencakup :

  1. Interruption, informasi yang terdapat di dalam komputer dirusak dan dihapus. Sehingga, saat dibutuhkan, informasi tersebut menjadi tidak tersedia atau hilang.
  2. Interception, informasi yang dimiliki, diambil alih (disadap) oleh pihak yang tidak berwenang.
  3. Modification, pengguna yang tidak berhak atau tidak memiliki wewenang melakukan modifikasi terhadap informasi yang sedang dikirim pada jaringan, sehingga isi pesan atau informasi tersebut berubah dan berbeda dengan aslinya.
  4. Fabrication, informasi yang ada ditiru atau dipalsukan seakan-akan itu informasi asli, sehingga orang yang memperoleh atau menerima informasi menyangka jika informasi tersebut berasal dari pengirim yang dikehendaki.

Jenis atau Macam-macam Keamanan Informasi

Macam-macam upaya dalam mengamankan informasi

1. Application Security

Keamanan yang dilakukan dengan cara menggunakan aplikasi atau perangkat lunak (software) yang memiliki kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan memperbaiki celah (bug).

Cukup dengan menggunakan aplikasi terpercaya, sehingga data dan informasi bisa tetap terjaga dengan baik.

2. Cloud Security

Selain itu, komputasi awan juga tidak boleh dilalaikan begitu saja. Butuh kemampuan yang khusus saat ingin menyimpan data dan informasi di dalam cloud.

Bahkan, perlu juga untuk memastikan jika cloud yang digunakan aman, dengan memiliki berbagai macam fitur khusus dalam pengamanan informasi tersebut.

3. Cryptography

Kriptografi menjadi salah satu teknik yang cukup baik dalam melakukan pengamanan informasi. Karena, informasi akan terlindungi oleh enkripsi.

Untuk membuka enkripsi tersebut, dibutuhkan kunci dekripsi. Hanya pengguna yang memiliki kunci dekripsi yang bisa mengakses data dan informasi tersebut.

4. Infrastructure Security

Infrastruktur juga jangan dilupakan. Infrastruktur tersebut mencakup :

  • Server
  • Jaringan
  • Personal computer (PC)
  • dan lainnya yang terhubung satu sama lain

Infrastruktur menjadi penting, karena ancaman yang datang bukan hanya dari yang tidak berwenang saja, melainkan terjadi bencana alam juga menjadi ancaman tersendiri.

Sistem Manajemen Keamanan Informasi

ISO 27001, standar mutu sistem manajemen keamanan informasi

Manajemen keamanan informasi dibutuhkan untuk menjaga data dengan baik, sebagai salah satu bentuk atau wujud dari keamanan sistem informasi.

Standar yang bisa digunakan dalam aspek keamanan sistem informasi adalah Sertifikasi ISO 27001.

Apa itu Sertifikasi ISO 27001?

ISO 27001 adalah standar internasional yang menetapkan suatu persyaratan untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi, terlebih dalam hal aspek keamanan fisik, logis, dan organisasi.

Banyak manfaat apabila perusahaan menerapkan Sertifikasi ISO 27001, seperti :

  • Citra positif terhadap suatu perusahaan
  • Meningkatkan kepercyaan pelanggan, pihak ketiga, dan berbagai stakeholder yang lain
  • Sebagai bukti keandalan dalam hal keamanan sistem informasi
  • Setiap pelaksanaan proses berjalan secara lebih sistematis
  • Wujud tata kelola yang baik dalam hal keamanan sistem informasi
  • dan masih banyak lagi lainnya

Kesimpulan

Keamanan informasi

Keamanan informasi atau keamanan sistem informasi merupakan suatu bentuk untuk mencegah terjadinya penipuan terhadap sistem yang berbasis informasi.

Informasi penting untuk dijaga, karena informasi bersifat rahasia, hanya pengguna atau orang-orang yang memiliki hak yang bisa mengaksesnya.

Konsep keamanan sistem informasi itu sendiri mengacu pada CIA Triad, yang meliputi confidentiality, integrity, dan availability, di mana aspek tersebut sangat penting dalam keamanan sistem informasi.

Ancaman yang terjadi di dalam keamanan informasi berupa interruption, interception, modification, dan fabrication.

Jika melihat macam-macam keamanan informasi, terdiri atas application security, cloud security, cryptography, dan infrastructure security.

Untuk memastikan keamanan informasi suatu perusahaan dilakukan dengan baik, maka dibutuhkan manajemen keamanan sistem informasi dengan menggunakan standar Sertifikasi ISO 27001. Banyak manfaat yang bisa didapat dari standar tersebut.

Published by

Habibullah

Hi! I am Habib, Founder of Baca Pintar and Bachelor of Informatics (S.Kom.). I try to be an SEO Expert and good at business, management, human resources, technology, and leadership. [Find me at LinkedIn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *